Home arrow News arrow SlametNews arrow Hari Air Sedunia,Warga Ruwat Air Gunung Slamet
Hari Air Sedunia,Warga Ruwat Air Gunung Slamet
Sunday, 28 March 2010

Hari Air Sedunia, Warga Ruwat Air Gunung Slamet

BANYUMAS - Berbagai cara dilakukan warga untuk memperingati Hari Air Sedunia. Di Banyumas, Jawa Tengah, warga memperingatinya dengan meruwat sumber air di kaki Gunung Slamet.

Ruwat yang dilakukan turun-temurun sejak nenek moyang mereka ini dimaksud agar warga selalu dekat dengan sumber air sebagai sumber kehidupan.

Ruwat ini dilakukan di sumber mata air yang berjarak sekira 500 meter di atas bukit pemukiman warga. Dengan berjalan kaki menaiki bukit di Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, warga setempat melakukan ritual ruwat air.
 
Tepat di sumber mata air, warga yang dipimpin tetua adat desa melakukan ritual ruwat air. Ritual yang diawali dengan doa-doa ini, diikuti dengan khusyuk oleh warga Desa Melung.

Tetua desa yang memimpin doa di depan sumber mata air juga menaburkan bunga yang sudah diberi doa. Mata air di bukit Desa Melung ini sendiri disalurkan ke semua rumah warga di Desa Melung untuk keperluan hidup sehari-hari mereka.

Ritual yang sudah dilakukan secara turun-temurun dimaksudkan agar warga selalu mengingat bahwa air adalah sumber kehidupan. Dalam ruwat air ini warga berharap sumber air selalu terjaga agar tetap jernih. Selain itu, ritual ini juga sekaligus sebagai peringatan hari air sedunia yang jatuh beberapa hari lalu.

"Ruwat air ini dimaksudkan agar warga desa kami selalu menghargai akan arti pentingnya air sebagai sumber kehidupan manusia pada umumnya dan bagi warga desa kami pada khususnya. Sumber mata air di kaki bukit Gunung Slamet ini memang merupakan sumber kehidupan warga kami," ujar Dwi Fitriyono, panitia ruwat air, Minggu (28/3/2010).

Sebagai tanda syukur, dalam ritual ruwat air ini warga juga menyembelih seekor kambing berwarna coklat. Kambing selanjutnya di masak beramai-ramai untuk dihidangkan sebagai masakan gulai. Ritual berakhir setelah warga berdoa dan selanjutnya menyantap beramai-ramai masakan gulai kambing di dekat sumber mata air.

(Saladin Ayyubi/Global/lam)
 
Dua organisasi lingkungan identifikasikan permasalahan Sungai Serayu

Monday, 19 April 2010

SIARAN PERS Dua organisasi lingkungan identifikasikan permasalahan Sungai Serayu Purwokerto, 18 April 2010. Menjelang peringatan Hari Bumi, dua organisasi lingkungan memantau aliran Sungai Serayu. ...
>> View More

Kawasan Slamet

Wednesday, 16 January 2008

Kawasan Slamet terletak di propinsi Jawa Tengah, Pulau Jawa, Indonesia. Di pulau jawa sendiri dari sekitar tiga juta hektar hutan yang masih tersisa, diperkirakan hanya 1,5 juta yang masih...
>> View More

Ilegal Logging

Thursday, 24 January 2008

Memahami “Illegal Logging”Sebuah catatan kecilOleh : Dhani Armanto.Divisi Kampanye Komunitas Peduli Slamet [KOMPLEET]Dari Realitas Ke Pertanyaan-Pertanyaan Apa yang kita pahami...
>> View More

Konservasi untuk rakyat

Wednesday, 23 January 2008

  Konservasi untuk rakyat di kawasan Slamet : Mulai dari apa yang ada, bukan dari apa yang seharusnya ada   Tentang Kawasan Slamet Pada awal abad 20, hampir seluruh kawasan Slamet...
>> View More

  • Berita Slamet
  • Artikel
  • NewsFeed
Dua organisasi lingkungan identifikasikan permasalahan Sungai Serayu

Monday, 19 April 2010

SIARAN PERS Dua organisasi lingkungan identifikasikan permasalahan Sungai Serayu Purwokerto, 18 April 2010. Menjelang peringatan Hari Bumi, dua organisasi lingkungan memantau aliran Sungai Serayu. ...
>> View More

Hari Air Sedunia,Warga Ruwat Air Gunung Slamet

Sunday, 28 March 2010

Hari Air Sedunia, Warga Ruwat Air Gunung Slamet BANYUMAS - Berbagai cara dilakukan warga untuk memperingati Hari Air Sedunia. Di Banyumas, Jawa Tengah,...
>> View More

Ilegal Logging

Thursday, 24 January 2008

Memahami “Illegal Logging”Sebuah catatan kecilOleh : Dhani Armanto.Divisi Kampanye Komunitas Peduli Slamet [KOMPLEET]Dari Realitas Ke Pertanyaan-Pertanyaan Apa yang kita pahami...
>> View More

Cerita Tentang Desa

Wednesday, 18 August 2010

Cerita tentang desa pinggir Gunung Slamet :Tapak-tapak kecil bersatuOleh EstiKisah desa pinggir kawasan Slamet, seolah tak pernah habis jika diceritakan dalam waktu semalam. Diawali dari ide bertani...
>> View More